DPP APJATI Gelar Rapat Kerja Nasional II Tahun 2020

  • Whatsapp

Jakarta, Apjatinews.com – Dalam rangka terus meningkatkan profesionalitas anggota Perusahaan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang tergabung dalam wadah Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia,  Dewan Pengurus Pusat APJATI  (DPP APJATI) mengadakan Rapat Kerja Nasional II di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Rakenas APJATI II dihadiri Menteri Tenaga Kerja RI, Ida Fauziah, Plt. Kepala Badan  Perlindungan Pekerja Mingran Indonesia, Dirjen Protokoler dan Konsuler Kemlu RI, Andri Hadi, Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker RI, Dirjen Lattas Kemenaker RI, Bambang Satrio Lelono, Direktur PPTKLN Kemenaker RI, Eva Trisiana,

Ketua BNSP, Kunjung Masehat, Wakil Ketua BNSP Bapak Miftakhul Azis,  Ketua Umum HIPTEK dan jajarannya, Ketua LSP dan jajarannya, Ketua Umum AP2TKI dan jajarannya.

Dari lingkungan BNP2TKI hadir yaitu, Plt. Kepala BNP2TKI merangkap Sekretaris Utama BNP2TKI, Tatang Budie Utama Razak, Deputi Penempatan, Teguh Hendro Cahyono, Deputi Promosi dan Kerjasama Luar Negeri, Elia Rosalina Sunityo,  Deputi Perlindungan, Anjar Prihantoro Budi Winarso,  Direktur P2P, Ahnas, Direktur sosialisasi dan kelembagaan, Bapak Survulus Bobo Riti, Dirpam Nurwindiyanto.  

Rakernas APJATI  ini juga dihadiri para Pengurus DPO, DPP dan DPD-DPD APJATI, serta P3MI yang hadir pada hari ini, Rekan – Rekan Penggiat Peduli PMI dan Rekan–Rekan Media. 

Dalam sambutan Rakernas II APJATI, Ketua Umum DPP APJATI, Ayub Basalamah,  mengatakan bahwa Rakernas DPP APJATI II ini merupakan agenda tahunan DPP APJATI dalam rangka mengevaluasi, menyempurnakan, menyesuaikan dan meningkatkan realisasi Program kerja, performa Pimpinan P3MI Anggota maupun harmonisasi hubungan kemitraan dengan pihak terkait didalam dan luar negeri.

“Saya selaku Ketua Umum DPP APJATI berharap kepada para peserta Rakernas sedapat mungkin berkonsentrasi penuh untuk dapat mengoptimalisasi rumusan–rumusan hasil Rakernas dalam upaya kita bersama memaksimal peran maupun manfaat Asosiasi ke dalam maupun keluar, sehingga keberadaan APJATI selaku induk organisasi dan mitra strategis pemerintah mampu berprestasi serta berkontribusi positif mendukung suksesnya program nasional tentang pekerja migran Indonesia,” pinta Ayub.

Ayub menegaskan, Rakernas APJATI bertema “Pemerintah bersama Swasta bersinergi meningkatkan Perlindungan dan Kompetensi Pekerja Migran Indonesia” menyampaikan sikap organisasi, bahwasannya DPP bersama jajaran DPD APJATI di seluruh Indonesia dan Pimpinan P3MI Anggota APJATI mendukung penuh atas langkah langkah kebijakan pemerintah tentang Pekerja Migran Indonesia.

“APJATI mempunyai kewajiban untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mengimplementasikan UU No. 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Perlu dilakukan dalam suatu sistem yang terpadu yang melibatkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan tentunya APJATI mewakili P3MI.

Ayub menambahkan, perlindungan PMI meliputi perlindungan secara kelembagaan yang mengatur tugas dan kewenangan kementerian dan Badan. Selanjutnya, peran Pemerintah Daerah dalam memberikan pelindungan kepada PMI sampai setelah bekerja. Pemerintah Daerah memberikan layanan terpadu satu atap serta memfasilitasi keberangkatan dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia. Pekerja Migran Indonesia yang diberangkatkan harus memiliki kompetensi atau keahlian sesuai bidangnya.

“APJATI akan selalu bersinergi dengan pemerintah baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta KBRI dan KJRI di Negara Penempatan,” imbuhnya.

Ayub menambahkan, PMI harus bisa menjadi Duta Bela Negara dan  Duta Wisata bagi Indonesia. Kami berharap Para Pekerja Migran Indonesia nantinya sebagai duta wisata yang mempromosikan tempat wisata ketika bekerja di luar negeri dengan membawa nama baik Indonesia. Serta mereka juga menjadi Duta Bela Negara, para calon pekerja migran Indonesia diberikan pemahaman tentang kebangsaan dan ideologi Pancasila  sebelum mereka berangkat bekerja ke luar negeri. (Zul)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *