Sekjen Apjati Akui Jamal sebagai Tokoh Muda Berpengaruh dalam Memperjuangkan Isu PMI

  • Whatsapp

Brebes, Apjatinews.id – Sosok Koordinator Konfederasi Organisasi Migran Indonesia (Formigran) Jamaludin Suryahadikusuma di mata Sekjen Apjati, Kausar Tanjung, SE merupakan salah satu figur yang paling berpengaruh dalam memperjuangkan isu-isu pekerja migran Indonesia (PMI).

“Bagi saya, Jamal lebih dari sekedar sahabat. Dia sudah seperti saudara saya,” aku Kausar yang disambut applasue ratusan peserta yang hadir dalam Launching PT. Bumi Usaha Migran Indonesia (BUMI) Cabang Brebes di kantor usaha Koperasi Mekar, Brebes, Kamis (5/3/2020).

Menurut Kausar, dia melihat kepedulian Jamal sejak era Kepala BNP2TKI pertama, Moh. Jumhur Hidayat, Waktu, itu Jamal memperjuangkan nasib ratusan Awak Buah Kapal (ABK) yang terlantar di Tobogo, Amerika Latin, dan Afrika. Pak Jumhur sampai pusing, kasihan dan memberi makan banyak ABK yang dibawa Jamal. Banyak di antara ABK itu yang dipecat secara sefihak akibat perusahaannya di Taiwan mengklaim bangkrut.

“Puluhan ABK  yang datang ke BNP2TKI untuk mendesak pemerintah serius memperjuangkan hak-hak ABK yang terlantar di luar negeri. Selama berhari-hari ABK inap di BNP2TKI. Berkat keuletan Jamal,  banyak ABK yang berhasil dipulangkan dan diperjuangkan gajinya,” ujar Kausar.

Kegigihan Jamal dalam memperjuangkan hak-hak Pekerja Migran termasuk ABK ini ternyata terdengar oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SBY waktu itu memang mencari figur muda yang bisa memperjuangkan nasib puluhan PMI terancam hukuman mati di Saudi Arabia.  Jamal pun kemudian diajab gabung SBY di Satgas PMI Terancam Hukuman Mati bersama mantan Menaker Cak Imin,  Jaksa Agung Hendarji, mantan Menag Maftuh Basyuni,  dan pejabat tinggi terkait urusan PMI lainnya.

Kausar melanjutkan, usai bergabung di Satgas PMI bentukan SBY, Jamal pun kemudian banyak mendirikan elemen-elemen organisasi dalam memperjuangkan PMI dan ABK. Di antaranya Formigran, Indonesian Fishery Association (INFISA) atau Asosiasi Awak Perikanan Indonesia, Komunitas Buruh Migran Brebes (KOMBES), dan kini terlihat upayanya untuk mengaktifkan kembali elemen Buruh, Tani, Nelayan dan PMI di Ormas Pemuda Pancasila yang sempat mati sejak tahun 2012.

“Saya yakin akan apa yang diperjuangkan Jamal tidak lain untuk peningkatkan harkat dan martabat PMI dan ABK,” imbuh Kausar. (Zul)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *