Imbas Corona, DPP APJATI Minta Bank Tunda Pembayaran Hutang Anggota P3MI

  • Whatsapp

Jakarta, Apjatinews.id – Kebijakan penutupan sementara (Moratorium) penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) ke semua tujuan penempatan oleh negara penerima  telah membawa implikasi finansial bagi anggota perusahaan penempatan PMI yang memiliki kewajibannya dalam membayar hutang ke perbankan.

Menyadari kesulitan anggota P3MI, Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (DPP APJATI) mengirimkan surat yang ditandatangani Ketua Umum Apjati, Ayub Basalamah dan Sekjen, Kausar N. Tanjung meminta pihak Perbankan seperti Bank BNI, Bank Mandiri dan Bank BRI untuk menunda pembayaran angsuran dan bunga bagi pengusahan P3MI Apjati.

“Kami mengharapkan pihak perbankan memberikan kelonggaran untuk penundaan pembayaran cicilan hutang anggota P3MI kami saat ini,” ujar Ketua Umum Apjati, Ayub Basalamah, SE dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Menjadi landasan hukum, Ayub mengatakan langkah ini diambil mengingat beberapa pertimbangan yaitu :

Pertama, Keputusan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid – 19)

Kedua, Keputusan Menteri Nomor 151 Tahun 2020 Tentang Penghentian Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia Tertanggal 18 Maret 2020

Ketiga,  Surat Edaran Deputi Penempatan BP2MI Nomor : SE.04/PEN/III/2020 Tentang penghentian sementara Pelayanan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Negara Tujuan penempatan.

Dan keempat, Peraturan OJK Nomor 11/POJK.3/2020 Tentang Stimulus Perekonomian Nasionl.

Berdasarkan hal tersebut diatas, lanjut Ayub,  DPP APJATI  memohon kebijakan khusus agar pihak Perbankan memberikan penangguhan pembayaran angsuran dan kewajiban bunga kepada para pengusaha 

Surat DPP Apjati kepada ketiga perbankan plat merah itu ditembuskan juga kepada Kepala Cabang Bank BNI, Kepala Cabang Bank Mandiri terkait, Kepala Cabang Bank BRI terkait, P3MI dan Anggota APJATI. (bal)

Editor :Zul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *