BP2MI-APJATI Siap Kerjasama Perangi Mafia Perdagangan Orang

  • Whatsapp

B

Jakarta, Apjatinews.id – Banyaknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan selama ini oleh para pengguna di negara penempatan sebelum habis kontrak menunjukkan ada yang salah dalam prosedur penempatan. Pihak majikan memulangkan mereka karena para PMI tidak memiliki kompetensi dan lemah dalam penguasaan bahasa.

Karena itu, penempatan PMI yang non prosedural yang dilakukan oleh para mafia PMI ini sudah saatnya diperangi karena tidak hanya merugikan PMI, P3MI juga nama baik bangsa dan negara.

Badan Perlindungan PMI (BP2MI) dan Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) siap bekerjasama untuk
memerangi para mafia PMI.

Demikian instisari pertemuan antara Kepala BP2MI, Benny Rhamdani yang baru dilantik Presiden Jokowi kemarin dengan Ketua Umum Apjati Ayub Basalamah di kantor BP2MI di Jalan Pancoran Raya, Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Kunjungan kerja Ketua Umum Apjati ini dimaksudkan selain untuk mengucapkan selamat kepada Kepala BP2MI yang baru dilantik Presiden Jokowi sekaligus untuk perkenalan para pengurus Apjati dan paparan umum program-program yang sedang dilakukan Apjati saat ini..

Turut mendampingi Ketum Apjati, Sekjen, Kausar Tanjung, Ketua Divisi Jordania, Dedi Rizaldi, Ketua Divisi Taiwan Yohni, Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi, Fariz Balfas dan Ketua Divisi Hongkong dan China, Johan Sutadi Tandanu.

Menurut Benny, sejak dilantik Presiden Jokowi dirinya sudah bertekad untuk melakukan upaya-upaya perbaikan dalam tata kelola penempatan dan perlindungan PMI. Peran ini tentu tidak bisa dilakukan BP2MI sendirian tetapi harus melibatkan Apjati hingga LSM. Apalagi perang melawan para Mafia PMI tentu harus menjadi perang bersama unsur pemerintah, Apjati dan LSM.

“Saya sudah ukur kekuatan para Mafia PMI dan saya siap menjadi Panglimanya untuk melawan mereka,” tegas Benny yang langsung mendapat applause dari pengurus Apjati yang hadir.

Benny meminta, agar Apjati dan LSM jangan sungkan-sungkan bekerjasama dengan BP2MI untuk meningkatkan perlindungan kepada PMI.

“Untuk kemajuan PMI dan NKRI saya siap bekerjasama dengan Apjati hingga LSM,” ulang Benny.

Menyikapi ajakan Kepala BP2MI, Ketua Umum Apjati mengatakan pihaknya siap untuk membantu pemerintah dalam memerangi mafia PMI. Pasalnya, akibat ulah para mafia ini yang dirugikan langsung ialah PM dan P3MI karena harus menanggung kerugian akibat gagal dalam menempatkan pekerjanya.

“Kami mendukung program Kepala BP2MI dan siap bersinergi dalam mengambil manfaat bagi upaya-upaya pemartabatan dan kemajuan PMI,” papar Ayub.

Sukses BP2Mi adalah sukses bersama Apjati. Karena itu, kami akan selalu mendukung Pak Benny begitu juga Kami mengharapkan agar Pak Benny membantu program-program Apjati.

“Kami yakin Pak Benny akan bisa menjalankan tugas dengan baik dan Apjati siap bersinergis,” pungkas Ayub. (Zul)

Related posts