Cegah PMI Terjangkit Corona, Apjati Bantu Kemenaker Sumbang 50 Thermometer

  • Whatsapp

Jakarta, Apjatinews.id – Kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri ke kampung halaman sebagai dampak adanya kebijakan Lockdown di negara penempatan  membawa kekhawatiran tersendiri bagi masyarakarat di tengah pendemi virus Corona yang  bisa saja masuk melalui jalur kedatangan baik darat, udara maupun laut. 

Karena itu, guna mengantisipasi kemungkinan PMI terjangkit pendemi Corona, Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) berusaha membantu pemerintah dalam menyediakan Alat Pelindung Diri untuk pengetesan panas suhu tubuh yang dikenal dengan Thermometer Gun.

“Kami khawatir dengan nasib PMI yang dipulangkan oleh majikan dari Malaysia dan dari negara Asia Pasifik lainnya sebagai akibat kebijakan Lockdown. Karena itu, guna membantu pemerintah mendeteksi PMI yang pulang ke tanah air, hari ini Apjati menyumbang 50 alat pengetes panas suhu tubuh (Thermometer Gun) kepada Menteri Tenaga Kerja RI, Ida Fauziah di rumah dinasinya di Perdatam,” ujar Ketua Umum Apjati, Ayub Basalamah di Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Menurut Ayub, sumbangan ini merupakan komitmen dan kepedulian Apjati untuk memastikan PMI yang pulang ke tanah air dalam keadaan sehat wal’afiat dan tidak terjangkit pendemi Corona. Ketum Apjati yang didampingi Sekjen, Kausar Tanjung pada kesempatan itu mengharapkan kepada Bu Menteri agar momentum penundaan PMI berangkat kerja ke luar negeri ini dimanfaatkan untuk melakukan upaya perbaikan dalam penempatan PMI ke luar negeri.  

Menjawab permintaan Ketum Apati, Menaker Ida Fauziah mengucapkan terimakasih kepada Apjati yang telah membantu pemerintah dalam memerangi virus Corona di kalangan PMI.

“Bantuan ini sangat berarti bagi PMI. Kami akan berikan Thermometer Gun ini kepada petugas posko pemerikaan kedatangan PMI di daerah,” ujar Ida.

Ida juga menekankan, agar PMI yang berangkat nanti harus betul-betul telah mengikuti Protocol Covid-19 guna memastikan kesehatannya di damping kompetensi tentunya. “Pemerintah akan ketat untuk menseleksi PMI yang akan berangkat kerja ke luar negeri,” tegasnya.  

Sekjen Apjati, Kausar menambahkan, sebelumnya, Apjati juga sudah membagikan 120 boks kepada PMI yang berada di Taiwan. Bantuan diberikan oleh Kepala Divisi Taiwan Apjati, Yhonny pada bulan lalu dan diterima pejabat KDEI di Taiwan.

“Keselamatan dan kesehatan PMI baik yang belum berangkat, yang berada di luar negeri maupun yang pulang ke tanah air menjadi koncern Apjati. Kami akan terus mengaawal kesehatan dan keselamatan PMI,” pungkas Kausar. (Zul)

s

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *