Penggiat PMI Saudi Apresiasi Vicon Kemnaker, BP2MI, & Perwakilan RI Timur Tengah

  • Whatsapp

Saudi, Apjatinews.id- Pada Jum’at (29/05/2020), Kemnaker dan BP2MI bersama Perwakilan RI di negara Timur Tengah (Abu Dhabi, Kuwait, Saudi Arabia, Oman, dan Bahrain) melakukan Rapat Video Conference (Vicon). Rapat tersebut membahas peluang kerjasama bidang Ketenagakerjaan pasca pandemi covid-19.

Dalam rapat vicon tersebut, Menteri Tenaga Kerja RI, Ida Fauziah menyebutkan terdapat 140 ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dikarenakan pandemi Covid-19. Serta diperkirakan jumlah pengangguran di proyeksikan 2 jutaan orang atau yang paling berat ada sekitar 5.2 juta orang.

Read More

Selain itu dalam rapat vicon tersebut, Kepala BP2MI Benny Rhamdani menegaskan bahwa pasar tenaga kerja Timur Tengah sangat besar. Namun harus dikuatkan dari sisi pelindungannya. Selain kesiapan penempatan negara penempatan di masa pandemi ini.

Ditempat terspisah, salah satu penggiat PMI, Ramida Muhammad yang juga merupakan Ketua POSPERTKI (Posko Perjuangan TKI) Saudi Arabia, mengapresiasi vicon antar instansi terkait tersebut. Hal ini merupakan bagian dari kehadiran negara dalam melindungi PMI.

Memperhatikan jumlah pengangguran berkisar 2 hingga 5 juta orang, Ramida menilai penempatan PMI ke negara timur tengah merupakan bagian dari opsi dalam membantu pengurangan jumlah pengangguran. Walaupun demikian, tetapi harus memprioritaskan aspek perlindungan diantaranya melalui sistim satu kanal. Sekaligus tetap melarang penempatan ke negara – negara timur tengah yang sedang mengalami konflik seperti perang.

Penundaan penempatan PMI ke negara timur tengah yang berlarut larut dipandang sudah tidak efektif lagi. Hal ini akan terus menambah korban dan penderitaan PMI, yang menjadi santapan empuk para oknum penempatan PMI unprosudural,” sambung Ramida pada Selasa (02/06/2020) di Jeddah.

Ramida pun melanjutkan, bahwa mendukung penempatan kembali PMI ke negara timur tengah melalui sistim satu kanal pasca Pandemi Covid-19. Selain memberikan hak warga untuk mencari nafkah yang lebih baik, disisi lain memberikan kepastian hak perlindungan sekaligus memutus permainan oknum penempatan unprosudural.

Dengan begitu, disinilah pembuktian kehadiran negara dalam melindungan warganya di luar negeri dalam mencari nafkah yang lebih baik. (Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *