Ketua Umum Apjati Tegaskan Ketua JOMAN Jangan Berhalusinasi

  • Whatsapp

Jakarta, Apjatinews.id –  Tudingan  Ketua Relawan Jokowi Mania (JOMAN),  Emmanuel Ebenezer yang menyebut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjti) memiliki bisnis penempatan dengan Mensesneg Pratiko dibantah langsung oleh Ketum Apjati, Ayub Basalamah.

“Apa yg disampaikan ketua relawan Jokowi Mania (JOMAN)  Emmanuel Ebenezer sangat tidak berdasar dan bahkan lebih kepada fitnah. Saya selaku ketum Apjati sama sekali tdk mengenal dan tidak pernah bertemu Emmanuel Ebenezer selaku ketua JOMAN dan saya sama sekali tidak pernah bicara bisnis apalagi berbisnis apapun dengan Mensesneg Prof pratikno,” ujar Ayub dalam kirimin rilis yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu (14/11/2020).

Ayub menjelaskan,  dirinya mengenal Mensesneg dari Pak Presiden Jokowi pada saat audiensi DPP Apjati di tahun 2018 di istana bogor,  karena Bapak Presiden sangat konsen terhadap perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan DPP Apjati bersinergi dengan presiden mengenai perbaikan-perbaikan dalam penempatan Pekerja Migran Indonesia. 

“Emmanuel Ebenezer selaku Ketua JOMAN sama sekali tidak mencerminkan etika sebagai seorang relawan Jokowi yang seharusnya mendukung langkah-langkah presiden dan menjadi bagian ikut membangun iklim yang kondusif dalam pemerintahan Presiden Jokowi bersama kabinetnya sampai diakhir masa jabatannya 2024,” ujar Ayub. 

Ditambahkannya, kalaupun ada hal-hal yang ingin disampaikan kepada presiden terhadap kinerja para menterinya harusnya dilakukan dengan cara yang santun terpelajar bukan melalui fitnah-fitnah di media yang justru menunjukan kualitas dirinya sebagai relawan yang ternyata tidak punya kemampuan dalam berpolitik.

Keinginan JOMAN untuk mengganti 10 menteri dalam kabinet ini adalah over acting sehingga terlihat seperti dagelan lucu. Ketua Umum JOMAN harus bangun dari halusinasinya, mana ada dalam sejarah perpolitikan Indonesia  relawan ikut mengatur seorang presiden terhadap pergantian para menterinya. Di sini terlihat jelas bagaimana kemampuannya yang ternyata sangat prematur dalam dunia politik sehingga bisa memalukan citra para anggota JOMAN.

Tudingan terhadap saya secara pribadi yang dikatakan mempunyai bisnis penempatan Pekerja Migran bersama Mensesneg Pratikno merupakan sebuah fitnah dan tuduhan jahat. Saat ini Saya dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Apjati bersama jajaran DPP Apjati sangat konsen bersinergi dengan Pemerintah, Kementerian Ketenagakerjaan, BP2MI dan juga Kementerian Luar Negeri dan Kepolisian untuk meningkatkan kualitas Pekerja Migran Indonesia menuju proses penempatan yang  baik yang menciptakan  perlindungan yang maksimal bagi para pekerja migran di negara penempatan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku sehingga ke depan tidak ada ruang gerak bagi pihak-pihak yang menempatkan PMI secara unprosedural yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan bisnis semata.

Menjadi tanda tanya besar bagi saya terhadap tuduhan Emmanuel Ebenezer  tersebut apakah ini merupakan kolaborasinya dengan para Mafia yang menempatkan dan mengirimkan para Pekerja Migran Indonesia secara unprosedural sehingga berusaha menyebarkan issue-issue negatif terhadap diri saya secara pribadi yang dikaitkan dengan Mensesneg Pratikno. Padahal selama ini tidak ada kaitan satu hal pun keberadaan JOMAN dengan proses penempatan Pekerja Migran Indonesia, wallah’ualam. (Foto: Ist)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *