Dinamika Menjelang Munas Apjati 2020

  • Whatsapp

Kausar N Tanjung Sekjen Apjati 2016-2020

Pesta Demokrasi Apjati tinggal menghitung hari. Pelaksanaan Munas Apjati yang akan digelar pada tanggal 27-29 November 2020 di Bandung, Jawa Barat.

Sejumlah kandidat Bakal Calon Ketua Umum Apjati 2020-2024 sudah mendaftar ke panitia Munas di kantor Apjati Jakarta. Diantara Bacalon yang mendaftar ada nama Imam Subali, Paris Balfas dan Ayub Basalamah.
Apjati mengajak semua anggota Apjati yang sudah terdaftar menjadi peserta Munas untuk menyambut pesta demokrasi Apjati nanti dalam suasana kegembiraan dan persaudaraan yang kuat.

Kompetisi adalah hal yang biasa. Malah bagus, tapi ia harus menjadi proses yang membesarkan Apjati, bukan ajang perpecahan, melainkan sebagai perekat persatuan.

Munas Apjati 2020 ini berlangsung dalam suasana di mana pendemi Covid-19 masih berlangung. Karena itu, Panitia Munas Apjati menggelar acara ini dengan protokol kesehatan sangat ketat. Semua tahapan penyelenggaraan Munas dimulai dari seleksi Bakal calon ketua umum hingga pelaksanaan pada 27- 29 November 2020 di Bandung harus benar mengikuti protokol kesehatan. Kapasitas gedung yang sedianya berkapasitas 400 orang nantinya hanya akan diisi 139 peserta karena pelaksanaan Munas karena mengikuti protokol kesehatan.

DPP APJATI memperhatikan setiap tahapan-tahapan Munas berpedoman kepada AD/ART Apjati, dari mulai diterbitkannya Surat Keputusan pembentukan Panitia Munas hingga rapat dengan Dewan Pertimbangan Organisasi mengenai banyak hal menyangkut persiapan Munas.

Panitia munas lelah bekerja maksimal setiap hari, melewati rintangan Covid.19 tanpa takut sedikitpun. Dalam setiap tahapan prosesnya, DPP Apjati selalu ketat dalam penerapan Protokol Kesehatan. Gedung Apjati beserta ruangan-ruangan selalu disterilkan setiap hari oleh sekretariat Apjati, agar membuat nyaman siapapun yang datang ke Apjati.

Panitia Munas sudah 95 % merampungkan persiapannya baik yang dilakukan SC maupun OC. 5 % lagi akan rampung di H-5.

DPP Apjati sangat mengapresiasi kinerja Panitia Munas yang tetap menjalankan Protokol Kesehatan dalam menerima Pendaftaran Peserta Munas dan Pendaftaran Bacalon yang hanya dilakukan di Kantor DPP Apjati Jakarta. Adapun di tempat acara Munas hanya untuk menjalankan rangkaian-rangkaian kegiatan Munas, tanpa harus ada kerumunan-kerumunana pendaftaran.

Keselamatan dan kenyamanan peserta Munas menjadi prioritas panitia, langkah-langkah cerdas yang dilakukan panitia cukup kita acungkan jempol. Kalaupun ada beberapa orang yang melakukan kritikan-kritikan dengan cara-caranya, padahal itu disebabkan kekurangtahuan mereka, dan hal itu tidak berdampak dan tidak berpengaruh. Munas Apjati tetap jalan sesuai rencana yang sudah diputuskan tanggal 27 – 29 November 2020.

Apjati adalah Asosiasi Pengusaha yang mempunyai agenda besar untuk memajukan usaha anggotanya dan melindungi PMI serta berperan aktif mengurangi angka pengangguran, penyerapan devisa negara dari penempatan PMI dan menyelesaikan persoalan pekerja migran indonesia di negara penempatan. Apjati jangan dipolitisir, karena Apjati bukan partai Politik dan jangan membuat intrik-intrik politik, karena Apjati tidak akan diam dan akan bertindak tegas bagi yang sudah melampui batas.

Munas Apjati 2020 ini berlangsung dalam suasana di mana keprihatinan terhadap wabah Covid dan keprihatinan atas banyaknya pengangguran di tanah air. Karena, tantangan ketua umum Apjati terpilih cukup berat dan sangat memerlukan figur yang memiliki jejak rekam sebagai pemimpin yang tidak hanya mengayomi anggotanya tetapi juga mampu membuat terobosan-terobosan perluasan kerja di luar negeri. Sekali lagi Selamat Bermunas dalam suasana demokratis. Semoga munas menghasilkan Ketua Umum yang terbaik dan mampu memberikan kemajuan P3MI.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *