Presiden Jokowi Buka Munas Apjati: Kita Harus Lindungi Pekerja Migran

  • Whatsapp

Bandung, Apjatinews.id – Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indomesia (Apjati) di Hotel Grand Mercure Bandung secara virtual, Jumat (27/11/2020),

Dalam sambutannya, Jokowi menegaskan, salah satu yang kita proritaskan adalah menciptakan lapangan kerja yang setiap tahun ada 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang masuk ke pasar kerja.

Menurutnya, tugas kita adalah membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya di luar negeri.

Untuk mendorong pembukan usaha kerja baru sebanyak banyaknya, dengan usaha yang sama ruang kerja di luar negeri juga sangat penting.

Untuk itu, lanjut Jokowi kita galang, tentu saja ruang kerja yang berkualitas yang melindungi hak-hak pekerja migran di luar negeri, dan semaksimal mungkin meningkatkan kualitas dan potensi pekerja migran kita.

“Masih ada pekerja migran yang tidak mendapat pelindungan yang memadai, terutama pekerja migran yang berangkat tidak melalui jalur bukan pekerja, yang jelas, tidak ada satupun pekerja migran yang tidak terlindungi haknya,” tandasnya.

Olehnya itu, kata Presiden, kita perlu refornasi tehadap ekosistem pengiriman pekerja migran dan juga harus memberikan pelindungan dan pemenuhan hak pekerja migran secara maksinal juga kesejahteraan pekerja migran dan keluarganya makin meningkat.

Menurutnya, ketrampilan, profesional dan keunggulan pekerja migran harus disiapkan sejak dini dan daya saing pekerja migran harus unggul serta bisa menjadi duta bangsa di luar negeri. .

“Kementerian, badan, perusahan swasta ternasuk Apjati harus menjadi bagian perubahan besar yang kita lakukan,” ujar Jokowi disambut applaus undangan Munas Apjati itu. (Ib).SHARE

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *