Sebelum Bekerja ke Jepang, CPMI Harus Jaga Protokol Kesehatan Selama PDO

  • Whatsapp

Depok, Apjatinews.id – Selama mengikuti kegiatan Pre Departure Orientation (PDO) program Government to Government (G to G) Jepang, calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) diminta untuk mempersiapkan diri sebelum berangkat bekerja ke Jepang, termasuk menjaga protokol kesehatan.

Demikian yang disampaikan Plt Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika, Freddy Martin Panggabean yang mewakili Kepala BP2MI, Benny Rhamdani saat membuka kegiatan PDO di Graha Insan Cita, Depok, Minggu (20/12).

Dikutip dari laman bp2mi.go.id, Freddy mengatakan, para CPMI telah bekerja keras melalui berbagai tahapan hingga berada di tahapan akhir yakni PDO. Selama tiga hari mengikuti PDO ini, CPMI harus benar-benar menjaga protokol kesehatan terutama saat berinteraksi dengan sesama CPMI lainnya. 

“Ini bukan proses yang mudah. Jangan sampai ada CPMI yang gagal bekerja di Jepang karena terpapar Covid-19. Karena pemerintah Jepang sangat serius terhadap pencegahan Covid-19, saat CPMI tiba di Jepang juga akan dilakukan tes PCR kembali untuk memastikan CPMI bebas dari virus tersebut,” jelas Freddy dihadapan 191 CPMI kandidat Careworker (Kaigofukushishi) program G to G Jepang batch XIII tahun penempatan 2020.

Freddy berpesan, agar CPMI memahami hak dan kewajibannya yang tertulis dalam Perjanjian Kerja, serta menjalankan peran dan tanggung jawab sebagai careworker dengan baik. Terlebih lagi pekerja migran asal Indonesia telah dikenal akan kegigihan, kesantuan dan loyalitasnya. Untuk itu, CPMI diharapkan dapat mempertahankan prestasi-prestasi yang telah diukir tersebut agar tetap menjadi modal bagi pemerintah Jepang bisa meningkatkan jumlah penerimaan Nurse dan Careworker program G to G di tahun-tahun berikutnya.

“Tetaplah berbangga dan gigih. Berbanggalah karena selain menjadi pejuang devisa negara, kalian juga adalah pejuang dari keluarga kalian sendiri. Berikanlah kebanggaan itu kepada keluarga kalian,” ujar Freddy.

Diketahui, kegiatan PDO ini dilaksanakan dari tanggal 20-22 Desember 2020. Ini merupakan PDO gelombang kedua untuk CPMI program G to G batch XIII, dimana sebelumnya sudah dilepas 116 CPMI gelombang 1 untuk kandidat Nurse dan Careworker ke negara Jepang pada tanggal 15 Desember 2020. Setelah tiba di negara sakura Jepang, para CPMI akan mengikuti pelatihan bahasa di Jepang selama 6 bulan dan mengikuti ujian nasional bahasa Jepang. Namun ada 2 CPMI yang akan diberangkatkan pada bulan Februari 2021 dan mendapatkan pembebasan pelatihan bahasa Jepang selama 6 bulan karena telah memiliki kemampuan bahasa level N2 dan N3 dan bisa langsung bekerja.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *