Ayub Basalama : MoU Indonesia- Malaysia Soal PMI Sebuah Monumental

  • Whatsapp

JAKARTA APJATINEWS – Asosiasi Perusahan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) memberikan apresiasi yang tinggi dilakukannya penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) tentang perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI), antara Indonesia – Malaysia.

Ketua Umum PP Apjati Ayub Basalamah dalam keterangan persnya menyebutkan, MoU perlindunganPMI Indonesia – Malaysia, menjadi peristiwa monumental bagi kedua negara. Sebab ditangan keduanya lahir kesepahaman yang mempererat hubungan kerjasama untuk kemajuan ekonomi kedua bangsa, membuka jalan bagi dibukannya kembali penempatan PMI ke Malaysia.

Sehingga disatu sisi, lanjut Ayub terjadi perluasan kesempatan kerja di luar negeri bagi pekerja kita, disisi lain kehadiran pekerja Indonesia akan menggerakkan perekonomian Malaysia.

Ditandatanganinya MoU ini, kata Ayub, menjadi penanda level baru hubungan kerja sama bidang ketenagakerjaan yang lebih erat di antara kedua negara. Indonesia dan Malaysia telah sepakat untuk berkolaborasi dalam pengembangan bidang ketenagakerjaan di masa yang akan datang.
MoU ini menurutnya akan memperkuat hubungan kerja sama antara kedua negara berdasarkan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan.

Sementara Sekretaris Jendral DPP Apjati Kausar N. Tanjung bakal segera melakukan konsolidasi dengan DPD, DPC dan P3MI anggota Apjati seluruh Indonesia untuk melakukan percepatan Penempatan PMI yg berkopetensi ke Malaysia yang sempat terhenti dimasa Pandemi Covid.19.

“Apjati yang diberi mandat oleh KADIN sebagai wakil kamar dagang Indonesia membidangi tenaga kerja Indoneaia keluar negeri akan ikut memdorong percepatan ekonomi di pedesaan lewat perlindungan dan penempatan Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri,”tandasnya.

Sekjen Apjati berharap pemerintah segera membuka negara-negara lain agar kita bisa segera bersaing dipasar kerja internasional.

Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) tentang perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) dilakukan oleh Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah, dan Menteri SDM Malaysia, Datuk Seri M Saravanan, di Istana Merdeka dan disaksikan oleh Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Datu’ Sri Ismail Sabri Yakoob. (AN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *